Minggu, 09 November 2014
langit, kenapa menangis?
Hmmm, setelah sekian lama menunggu hujan akhirnya dia datang juga . Hari ini adalah kali pertamanya dalam beberapa bulan hujan turun. Hujan turun dengan sistematis.
Taukah kamu? Itu sangat indah sekaligus menyedihkan.
Yah, aku menyebutnya indah karena tiba-tiba butir demi butir gerimis datang dan dengan perlahan berubah menjadi deras. Perpaduan antara hujan dan tanah menimbulkan bau yang khas itupun timbul ke permukaan.
Dan kenapa aku menyebutnya menyedihkan?
Sederhana, karena langit baru bisa meluapkan kesedihannya setelah sekian lama. menyedihkan karena langit hanya bisa meluapkan perasaannya lewat tangisan. Menyedihkan karena ternyata bukan hanya aku yang seperti ini.
I’m here, all alone,
The tears stop and i’m just laughing
Because i cant forget you,
I keep wandering in these memories
Even if i dont say anything,
If you cant hear anything,
I still looking for you
I’ll wait you, until time stops
Langit, kenapa menangis?
Mungkin, jawabannya sama..
karena aku tidak mau menyerah begitu saja perasaanku padanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
